Buku antologi puisi Menembus Batas Mengurai Kisah Dalam Pandemi dibuat oleh penggiat literasi SMPN 20 Depok. Guru dan siswa merangkai kata-kata sederhana dan penuh makna dalam balutan diksi pada puisi. Puisi yang menggambarkan sesuatu keadaan yang memaksa semua untuk berjauhan, tak bersua, tanpa tatap muka di “Rumah kedua " kami. Sekolah yang biasanya ramai oleh sorak-sorai dari ujung barat sampai timur, kini senyap. Suasana hiruk pikuk terkubur oleh sesuatu yang sulit dijangkau tapi sangat nyata. Pandemi ini menyisakan sunyi di rumah kedua kami.
Penulis dalam buku ini ingin menggambarkan keadaan yang tidak baik-baik saja, namun harus tetap telihat baik. Semoga dengan kehadiran buku ini, akan menambah cerita yang dapat dipetik menjadi sebuah pelajaran hidup dan kehidupan. Harapan berubah menjadi sebuah keajaiban yang memang kami inginkan.
KATA PENGANTAR
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
SYUKUR ALHAMDULILLAH, segala puji hanya bagi Allah, Rabb semesta alam yang senantiasa memberikan kita banyak nikmat, yang tidak bisa kita hitung satu per satu. Selawat dan salam kepada Baginda Rasulullah Nabi Muhammad shollallahu alaihi wasallam. Semoga kita termasuk dalam generasi yang senantiasa terus semangat dalam mengikuti dan menjalankan sunah-sunah Beliau hingga akhir zaman kelak.
Pada saat
ini, pemerintah menggiatkan agar setiap sekolah menggalakkan siswa-siswinya dalam berliterasi. Bahkan diadakan AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) untuk mengukur
Literasi Membaca dan Numerasi. Mengingat
kegiatan belajar mengajar yang diadakan selama pandemi dengan pelajaran jarak jauh, maka sekolah berusaha
menguatkan semangat para siswa agar lebih giat belajar dan membaca.
Dengan niat dan tekad menyemarakkan literasi
sekolah, maka berusaha menghasilkan
kisah selama pandemi lewat rangkaian
kata dalam puisi.
Karya yang Anda pegang ini, merupakan buku pertama sekolah kami yaitu SMP Negeri 20 Depok, yang merupakan hasil tulisan dari dewan guru dan siswa-siswi. Buku ini adalah awal proses pembelajaran dalam meningkatkan semangat dalam berliterasi dan mencoba mewujudkannya dalam karya tulisan. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan buku ini, masih banyak terdapat kekurangan dan kesalahan. Karenanya, kami sangat berharap Anda berkenan untuk mengingatkan, memberi saran dan menambah ilmu kepada kami. Semoga ke depan, kita semua bisa berproses menjadi para penulis hebat yang bisa menghasilkan karya - karya inspiratif.
Penulis mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan motivasi dan doa hingga buku ini dapat terselesaikan.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Tim Literasi
KATA SAMBUTAN
Kepala UPTD SMP Negeri 20 Depok SUMARNO, M.Pd
PUJI SYUKUR kami panjatkan kehadirat Allah Tuhan Yang Mahakuasa. Selawat dan salam senantiasa kita sampaikan untuk junjungan alam Nabi Muhammad SAW. Pada buku antologi puisi karya siswa dan guru SMP Negeri 20 Depok dipersembahkan pada dunia sastra, semoga menjadi butiran debu sebagai sumbangsih dalam melatih para siswa dan guru dalam budaya menulis puisi.
Antologi puisi ini berjudul “Menembus Batas Mengurai Kisah Dalam
Pandemi” semoga
menjadi titik awal dalam membudayakan
kegemaran menulis para siswa dan guru. Tentunya dalam penerbitan perdana
ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Maka kami selalu
mendorong seluruh stakeholder yang ada di sekolah untuk terus belajar
dan belajar menulis
sambil memperkaya pengetahuan tentang
dunia puisi dan sastra pada umumnya.
Dengan demikian akan terpupuk pengalaman dalam penulisan puisi dan literasi. Usaha yang terus menerus tentu akan menyempurnakan kemampuan menulis puisi dan bersastra pada umumnya. Kritik dan saran dari para pembaca dengan tangan terbuka diterima untuk perbaikan penulisan dan penerbitan karya-karya selanjutnya.
Depok, Mei 2021
Semangaat terus berkarya lewat tulisan
ReplyDelete